10 Tips agar batrai Hanphone kita awet :
1. Matikan semua animasi yang yang membuat baterai boros
Kami
yakin hal satu ini sering tidak kita perhatikan, sadarkah anda kalau
setiap tindakan di perangkat android ada animasi nya juga?.
2. Nonaktifkan fitur OK Google
Ketika tampilan smartphone sudah dalam kondisi tidur, hal tersebut tidak berarti baterai perangkat android tidak berkurang.
Salah satu yang menjadikan baterai android cepat habis adalah fitur OK Google. Apalagi jika anda
mengizinkan perintah “Ok Google” untuk mengaktifkan pernagkat android anda.
3. Aktifkan Mode Penghemat Baterai
Walau
membatasi kinerja smartphone android, menggunakan mode hemat baterai
menjadi pilihan yang cerdas untuk kita yang ingin menghemat baterai
android.
Kita bisa mengatur secara otomatis mode hemat baterai
setelah baterai menunjukan beberapa persen saja. Saya sendiri selalu
mengaktifkan mode hemat baterai, sehingga baterai android tahan lama.
4. Jangan Terlalu Banyak Widget
Inilah salah satu hal yang saya pribadi tidak suka, yaitu “banyak widget”.
Anda
tidak perlu menambahkan banyak widget ke dalam perangkat android,
terutama widget seperti cuaca, gmail, bookmark, manager tugas, dan
lainnya.
Karena semakin banyak widget, maka semakin cepat pula
baterai android habis. Karena widget tersebut terus melakukan
sinkronisasi dan terus diperbaharui, seperti cuaca, gmail, dan sosial
media.
5. Nonaktifkan sinkronisasi otomatis untuk akun yang tidak terlalu dibutuhkan
Tanpa
kita sadari, ada faktor yang menyebabkan baterai android cepat habis.
Yaitu ketika kita menggunakan banyak aplikasi, terutama Google apps.
Google
apps akan melakukan beberapa sinkronisasi di belakangnya, dan saya rasa
tidak semua dari anda yang membutuhkan hal tersebut.
6. Selalu update aplikasi
Pasti
banyak aplikasi yang anda install lewat playstore. Usahakan perbaharui
selalu aplikasi yang sudah terinstall, mengapa? karena para developers
terus memperbaiki bug dan mengoptimasi aplikasi mereka.
7. Aturan kecerahan layar android secara manual
Semua
perangkat android hadir dengan pengaturan kecerahan layar. Kebanyakan
orang lebih memilih menggunakan pengaturan “otomatis” atau “auto”,
dimana layar akan menyesuaikan kecerahan ketika situasi tertentu.
Karena
auto brightness atau kecerahan otomatis sangat menguras baterai, maka lebih baik anda mengatur kecerahan layar secara manual.
8. Install Aplikasi Untuk Menghemat Baterai
Kami
rasa ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk memaksimalkan
kinerja baterai, tetapi disini kami hanya merekomendasikan satu aplikasi
yaitu “
Greenify“.
Aplikasi ini bisa
mengidentifikasi dan menghibernasikan aplikasi ketika tidak digunakan.
Aplikasi ini tidak “memberhentikan” kinerja aplikasi lain, melainkan
bisa melanjutkan aplikasi ketika dibuka kembali.
9. Jangan mengaktifkan Tethering
Tethering atau
Hotspot Wi-Fi portabel
sangat menguras baterai! saya sudah membuktikannya sendiri karena
hampir setiap hari saya melakukannya. Jadi cara menghemat baterai
android dengan
tidak menyalakan tethering.
10. Matikan GPS
Saya
pribadi lebih sering mematikan GPS daripada mengaktifkannya, alasannya
disaat GPS aktif maka secara otomatis dimanapun kita berada maka lokasi
kita akan terus diperbaharui, hal ini tentunya akan membuat baterai
android tidak awet.
: : Semoga Bermanfaat ::
Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya.
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/
Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/
Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/ff
Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/
1. Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya.
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/
1. Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya.
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/
1. Charge Setiap Ada
Kesempatan
Hampir semua handphone Android saat ini menggunakan baterai berjenis
Lithium Ion dan Lithium Polymer yang tidak memiliki sistem memory.
Artinya, baterai tersebut tidak perlu diisi hingga penuh ataupun
dibiarkan kosong hingga penuh. Dengan begitu Anda bisa mengisi ulangnya
walaupun hanya sedikit kapanpun dan di manapun agar tidak cepat
kehabisan daya.
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini:
https://carisinyal.com/menghemat-baterai-android/